Hukum Meminum Air Kencing Unta

Sedang viral di medsos seorang ustad yang meminum air kencing unta.  Mohon penjelasannya, apakah boleh minum air kencing unta? Adakah dalilnya? Lalu, bagaimana dengan klaim adanya khasiat pada air kencing unta untuk kesehatan dan penyembuhan penyakit? Terima kasih

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait dengan status hukum air kencing unta. Madzhab Syafi’i dan Hanafi berpendapat air kencing unta najis. Sedang madzhab Maliki dan Hambali berpendapat air kencing unta itu thahir (suci).

Madzhab Syafi’i dan Hanafi berargumenatasi dengan berlandaskan keumuman hadist-hadist yang menunjukkan bahwa air kencing itu najis, di antaranya adalah hadits shahih yang menunjukkan najisnya kencing.

Dari Ibnu ‘Abbas berkata, “Rasulullah Saw lewat di dekat dua kuburan, lalu beliau bersabda: ‘Sesungguhnya keduanya sedang disiksa, dan keduanya disiksa bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena tidak bersuci setelah kencing, sementara yang satunya suka mengadu domba.’ Kemudian beliau mengambil sebatang dahan kurma yang masih basah, beliau lalu membelahnya menjadi dua bagian kemudian menancapkannya pada masing-masing kuburan tersebut. Para sahabat pun bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan ini?’ beliau menjawab: ‘Semoga siksa keduanya diringankan selama batang pohon ini basah.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

Adapun madzhab Maliki dan Hambali berargumentasi sebuah hadits shahih yang  yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik rahimahullah, di mana ia berkata, “Sekelompok orang dari ‘Ukl atau ‘Urainah datang kepada Nabi Saw untuk masuk Islam. Lalu mereka jatuh sakit karena tidak cocok dengan iklim Madinah. Rasulullah Saw pun menyuruh mereka mendatangi unta sedekah untuk meminum air kencing dan air susunya. Mereka melakukannya dan mereka sehat…..” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat lainnya yang juga shahih disebutkan, Dari Anas bin Malik rahimahullah meriwayatkan ada sekelompok orang dari ‘Urainah mendatangi Rasulullah Saw di Madinah. Mereka jatuh sakit karena tidak cocok dengan iklim—Madinah. Beliau Saw pun bersabda kepada mereka, “Jika kalian mau, pergilah ke unta sedekah (untuk untuk sedekah). Minumlah susud an air kencingnya.”  Mereka pun melakukannya dan sehat kembali…..” (HR. Muslim)

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menyatakan, hadits ini menunjukkan bahwa air kencing unta suci. Qiyasnya, air kencing semua binatang yang dagingnya boleh dimakan adalah suci. Ibnu Mundzir berkata, “Orang yang mengira bahwa kasus ini khusus untuk orang-orang dari suku tadi, perkiraannya salah, karena pengkhususan membutuhkan dalil tersendiri.”

Ia juga berkata, “Orang-orang tidak menjual kotoran kambing di pasar-pasar, tapi menggunakan air kencing unta untuk obat sejak zaman dahulu hingga kini, dan tidak ada yang menentang, adalah satu bukti bahwa air kencing unta suci.”

Khasiat Air Kencing Unta Menurut Penelitian Ilmiah

Menurut beberapa penelitian ilmiah dan hasil uji laboratorium, air kencing unta yang dicampur susu unta, dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, antara lain kanker, leukemia,  hepatitis, diabetes, dan penyakit kulit.

Antara lain, sebagaimana banyak dikutip, Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid, seorang ilmuwan Saudi yang juga staf King Abdul Aziz University (KAAU) dan Presiden Tissues Culture Unit di Pusat Penelitian Medis King Fahd telah melakukan penelitian selama lima tahun di laboratorium dan menemukan bahwa partikel nano dalam air kencing unta dapat melawan sel kanker dengan baik.

Air kencing unta juga mengandung zat alami yang bisa membasmi sel berbahaya, serta menjaga sel-sel sehat pada pasien pengidap kanker. Penyakit kanker yang bisa disembuhkan dengan susu dan air kencing unta meliputi kanker paru-paru, kanker darah, kanker perut, kanker usus besar, tumor otak, dan kanker payudara.

Meski demikian, Yusuf Al-Hajj Ahmad dalam Ad-Dalilal-Islami fi ath-Thibwa ad-Dawa’ (Panduan Pengobatan Islam) menyatakan, hadits yang berisi perintah atau anjuran Rasulullah agar mereka (sekelompok kaum ‘Urainah) meminum air kencing dan susu unta, perlu dimengerti sebagai rujukan bagi kasus tertentu, seperti memakan bangkai bagi mereka yang terpaksa melakukannya. Allah memberi petunjuk beberapa professor di Universitas Damaskus. Mereka menggunakan air seni unta dalam mengobati seorang anak kecil yang memiliki hydrocephalus (penyakit menumpuknya cairan tertentu di dalam otak).

Kepala anak membesar dan para dokter tidak mampu mengobatinya. Kemudian ayah anak itu, teringat cerita tentang orang-orang dari ‘Urainah. Kemudian dia mulai mencari ke daerah-daerah terpencil untuk mengumpulkan susu unta. Hasilnya baik, bahkan cukup mengejutkan dari tetesan susu unta pertama yang ditelan oleh anak itu.

Manfaat dari susu unta dan air seninya dapat dijelaskan dengan mudah oleh sains. Karena susu unta mengandung kalsium terkonsentrasi dalam jumlah besar, seperti yang dikatakan olehDr. Mahmud Al-Jaziri, sebagai tambahan dari apa yang disebutkan Al-Antaki dalam bukunya—yang merupakan rujukan penting dalam pengobatan Arab. Ia menyatakan bahwa unta memakan tumbuhan padang pasir seperti wormwood dan southernwood. Tumbuhan tersebut mengandung beberapa zat yang dapat membuka penyumbatan dalam pembuluh darah dan membantu melancarkan cairan yang telah terkumpul—seperti dalam kasus-kasus oedema (pembengkakan).

Semoga penjelasan ini dapat dipahami dan bermanfaat. Wallahu a’lam.*

Kang  Asti, pengasuh www.perspektifislam.com

Comments

comments

About Kang Asti

Penulis lepas di sejumlah koran dan penulis produktif buku-buku Islami. Ketua Yayasan Mutiara Ilma Nafia Grobogan dan mengasuh sejumlah majelis taklim. Pertanyaan, undangan, kerjasama, dll via SMS/WA: 081347014686

View all posts by Kang Asti →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *